Rektor Kampus di Jaksel Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Jumat, 23 Feb 2024 21:15 WIB

Salah satu rektor universitas di Jakarta Selatan berinisial ETH dilaporkan ke Polda Metro Jaya mengenai dugaan pelecehan seksual. Salah satu rektor universitas di Jakarta Selatan berinisial ETH dilaporkan ke Polda Metro Jaya mengenai dugaan pelecehan seksual (Unsplash/Pixabay)

Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu rektor universitas di Jakarta Selatan berinisial ETH dilaporkan ke Polda Metro Jaya mengenai dugaan pelecehan seksual.

Korbannya diketahui merupakan kabag humas dan pentura di universitas tersebut berinisial RZ.

Laporan tersebut diterima polisi dan teregister dengan nomor LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 12 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kuasa norma korban, Amanda Manthovani mengatakan peristiwa dugaan pelecehan seksual terjadi pada Februari 2023.

"Pada Februari 2023, terlapor memanggil korban ke ruangan dalam rangka pekerjaan," kata Amanda kepada wartawan, Jumat (23/2).

Amanda menyebut saat itu korban tanpa berprasangka pun masuk ke dalam ruangan terlapor. Di dalam ruangan itu, korban kemudian tiba-tiba dicium pipinya oleh terlapor saat sedang mendengarkan pengarahan nan diberikan kepadanya.

Mendapat perlakuan seperti itu, korban pun terdiam. Setelahnya, terlapor meminta korban untuk membantunya meneteskan obat tetes mata.

Saat itu, terlapor lagi-lagi melakukan perbuatan tak senonoh dengan meremas bagian sensitif dari korban. Setelahnya, korban pun langsung keluar dari ruangan.

Kemudian, pada 20 Februari 2023, korban malah mendapatkan surat mutasi dan demosi. Merasa dirugikan, korban lantas membikin laporan ke pihak berwajib.

"Menindaklanjuti kejadian itu, korban nan merasa dirugikan akhirnya membikin laporan di Polda Metro Jaya," ucap Amanda.

Amanda berambisi Polda Metro Jaya bisa menyelidiki dan mengusut tuntas dugaan pelecehan nan dialami oleh kliennya tersebut.

(dis/bmw)

[Gambas:Video CNN]