Indeks berakhir lebih rendah karena Tesla turun, waktu penurunan suku bunga dibebani oleh Reuters

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Oleh Caroline Valetkevitch

NEW YORK (Reuters) -Saham-saham AS melemah pada hari Selasa lantaran penanammodal mempertimbangkan kemungkinan bahwa Federal Reserve dapat menunda pemotongan suku bunga, sementara saham Tesla (NASDAQ:) turun setelah kreator mobil listrik tersebut membukukan lebih sedikit pengiriman kuartalan untuk pertama kalinya dalam nyaris empat tahun. .

Saham Tesla turun 4,9%, salah satu penurunan terbesar di Bursa Efek AS dan Nasdaq.

Saham-saham sektor kesehatan juga termasuk nan berkinerja paling lemah pada hari ini. Saham UnitedHealth (NYSE :), CVS Well being (NYSE 🙂 dan Humana (NYSE 🙂 semuanya turun tajam lantaran pemerintah AS mempertahankan tingkat penggantian biaya untuk penyedia paket kesehatan Medicare Merit tidak berubah.

Kehati-hatian penanammodal meningkat lantaran imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik ke degree tertinggi sejak akhir November.

Laporan ekonomi AS nan cast baru-baru ini telah menimbulkan keraguan mengenai apakah The Fed dapat melaksanakan tiga kali penurunan suku kembang nan digariskan dalam perkiraan terbarunya.

“Narasi 'lebih tinggi untuk waktu nan lebih lama' kembali bertindak meskipun faktanya The Fed memang memperkirakan penurunan suku kembang pada tahun ini. Jadi perihal ini membikin pasar khawatir,” kata Quincy Krosby, kepala strategi international di LPL Monetary (NASDAQ 🙂 di Charlotte, Carolina Utara.

Turun 396,61 poin, alias 1%, menjadi 39.170,24. S&P 500 kehilangan 37,96 poin, alias 0,72%, pada 5,205.81 dan turun 156,38 poin, alias 0,95%, menjadi 16,240.45.

Indeks ketakutan Wall Side road, naik.

“Pasar nan sehat perlu mundur dan kemungkinan besar ini adalah kemundurannya,” kata Krosby. S&P 500 tetap naik sekitar 9% untuk tahun ini sejauh ini.

Knowledge pada hari Selasa menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS meningkat lebih dari perkiraan pada bulan Februari, sementara lowongan pekerjaan AS tetap stabil pada tingkat nan lebih tinggi.

Pasar telah mengurangi ekspektasi penurunan suku kembang menjadi sekitar dua kali pada tahun ini, dari tiga kali pada beberapa minggu lalu, menurut aplikasi probabilitas suku kembang LSEG.

Pejabat Fed nan berbincang pada hari Selasa menegaskan kembali bahwa financial institution sentral AS tidak terburu-buru menurunkan suku bunga.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly menyebut “risiko nyata” dari pemotongan suku kembang terlalu sigap dan mengunci inflasi nan terlalu tinggi. Presiden Fed Financial institution of Cleveland Loretta Mester mengatakan dia tetap memperkirakan financial institution sentral bakal bisa menurunkan suku kembang tahun ini, dan mencatat bahwa pelonggaran tersebut mungkin bakal dimulai pada pertemuan kebijakan bulan Juni jika knowledge ekonomi mengizinkannya.

Investor dengan sabar menunggu knowledge non-farm payrolls AS pada hari Jumat.

Di antara saham-saham nan mengalami penurunan lainnya, saham perusahaan induk Calvin Klein, PVH Corp (NYSE:) ambruk 22,2% setelah perusahaan ritel tersebut memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama sekitar 11%.

Quantity di bursa AS berjumlah 11,12 miliar lembar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,87 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

 Situs Pasar Nasdaq terlihat pada hari saham Truth Social dan Trump Media & Technology Group mulai diperdagangkan di bawah ticker

Saham-saham nan mengalami penurunan melampaui jumlah saham-saham nan menguat di NYSE dengan rasio 2,86 banding 1; di Nasdaq, rasio 2,63 banding 1 mendukung penurunan.

S&P 500 membukukan 24 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan empat titik terendah baru; Nasdaq Composite mencatat 53 titik tertinggi baru dan 124 titik terendah baru.

2024-04-03 06:56:21

www.making an investment.com