Hasbi Hasan Banding Divonis 6 Tahun Penjara

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 03 Apr 2024 14:03 WIB

Sekretaris MA nonaktif Hasbi Hasan divonis 6 tahun penjara. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK nan meminta dihukum 13 tahun 8 bulan penjara, Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif Hasbi Hasan menyatakan banding setelah divonis lebih rendah daripada tuntutan jaksa KPK. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif Hasbi Hasan menyatakan banding setelah divonis lebih rendah daripada tuntutan jaksa KPK.

Majelis pengadil Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum Hasbi dengan pidana enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan plus duit pengganti Rp3.880.844.400 subsider satu tahun penjara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara jaksa KPK mau Hasbi dihukum dengan pidana 13 tahun dan 8 bulan penjara serta denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan, ditambah duit pengganti sebesar Rp3.880.000.000 subsider tiga tahun penjara.

"Baik, terima kasih nan Mulia, terima kasih juga kepada JPU, lantaran waktunya terdesak udah mau masuk liburan, maka setelah konsultasi kami tetap bakal mengusulkan banding," ujar Hasbi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (3/4).

Jaksa KPK melalui Wawan Yunarwanto bakal memanfaatkan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir merespons putusan hakim.

Hasbi dinilai terbukti melanggar Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan Pasal 12 huruf B jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Hasbi bersama-sama dengan Dadan Tri Yudianto selaku mantan Komisaris Independen Wijaya Karya (Wika) terbukti menerima suap senilai Rp11,2 miliar mengenai pengurusan perkara Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Suap diberikan oleh Debitur KSP Intidana Heryanto Tanaka dengan maksud agar Hasbi berbareng Dadan mengupayakan pengurusan perkara kasasi Nomor: 326K/Pid/2022 atas nama Budiman Gandi Suparman selaku Pengurus KSP Intidana dapat dikabulkan oleh pengadil agung nan memeriksa dan mengadili perkara serta agar perkara kepailitan KSP Intidana nan berproses di MA dapat diputus sesuai kemauan Heryanto.

Selain itu, Hasbi disebut terbukti menerima gratifikasi berupa uang, akomodasi perjalanan wisata dan penginapan nan seluruhnya senilai Rp630.844.400.

(ryn/fra)

[Gambas:Video CNN]